Cuaca saat ini yang sedang dialami kota Bandung sangat ekstrim. Langit dibuat galau dengan perputaran angin dan awan yang hilir mudik. Kemarau panjang sedang datang ke negeri Khatulistiwa, bukan hanya Bandung saja melainkan hampir seluruh daerah di Indonesia. Petani pun dibuat kalang kabut dengan kondisi ini, karena mereka membutuhkan pasokan air yang cukup untuk mengairi sawah mereka karena sudah masuk musim panen. Beberapa hari yang lalu, ada beberapa petani di Daerah yang mengalami gagal panen pada tahun ini.
Gambaran kejadian diatas sangat memprihatinkan bagi para petani, coba bayangkan jika ada sebuah ladang yang sudah siap panen namun gagal total karena air yang merupakan asupan bagi tanaman tidak dapat dirasakan oleh tanaman itu sendiri. Sama halnya dengan klub sepakbola yang sedang melakukan persiapan kejuaraan sepakbola. Ibaratnya pemain itu adalah tanaman maka klub sepakbola adalah ladangnya dan air minum adalah pasokan air.
Sepakbola adalah suatu olahraga permainan yang dimainkan 11 melawan 11 dengan cara memasukan bola sebanyak-banyaknya dan meminimalisir kemasukan. Luas lapangan sepakbola adalah panjang lapangan 110 M dan lebar lapangan 68 M dengan durasi bermain selama 45'x2. Disimpulkan, jika olahraga sepakbola adalah olahraga berat karena banyak tenaga yang terkuras dari pemain itu sendiri. Menurut ahli faal, komposisi tubuh manusia 70% diisi oleh cairan. Ketika melakukan aktivitas gerak yang cepat atau lama, ada air yang keluar dari pori-pori tubuh manusia, itu adalah cairan dalam tubuh manusia yang keluar. Bisa anda bayangkan, bagaimana seorang pemain dunia ketika bermain sepakbola di lapangan, seragam yang dikenakan hampir basah menyerupai orang yang terpeleset di kolam renang.
Hidrasi diartikan sebagai keseimbangan cairan dalam tubuh dan merupakan syarat penting untuk menjamin fungsi metabolisme sel tubuh. Jadi dalam tubuh manusia terdapat cairan yang dibutuhkan oleh tubuh yang sesuai dengan pengeluaran ketika beraktivitas. Cairan yang hilang ketika manusia melakukan aktivitas akan diganti dengan cairan yang baru ketika manusia minum atau makan. Dalam tubuh manusia, terdapat sel-sel yang membantu proses kinerja metabolisme tubuh dan itu vital bagi keberlangsungan gerak. Namun ketika sel-sel tidak bekerja dengan baik karena kurangnya cairan tubuh, akan berakibat terhadap gerak manusia itu sendiri. Dan ketika pemain mengalami tidak seimbangnya cairan dalam tubuh karena pengeluaran lebih besar dari pemasukan bisa dipastikan pemain mengalami Dehidrasi.
Efek dari Dehidrasi adalah menurunnya kinerja Neuromuscular Para peneliti (Distefano et al., 2012) meneliti efek dari panas dan hidrasi pada keseimbangan dan gerakan. Subyek diminta untuk berlatih selama 90 menit pada empat kali kesempatan yang berbeda. Untuk dua sesi, suhu lingkungan yang tinggi (34 ° C atau 93 ° F) dari untuk pembanding pada suhu lingkungan yang lebih rendah (18 ° C atau 64 ° F). Setelah berlatih pada setiap suhu dan tidak minum selama latihan, subyek melaporkan ke laboratorium dalam keadaan sedikit dehidrasi (hypohydrated). Pada dua kesempatan lain, mereka diminta untuk minum sebelum latihan dan diberi minuman selama latihan. Sebelum dan setelah setiap sesi latihan, keseimbangan dan sudut sendi diukur selama rangkaian kegiatanstatis (misalnya berdiri di atas satu kaki) dan gerakan dinamis (misalnya melompat dan mendarat).
Para peneliti menemukan bahwa di bawah kondisi panas dan dehidrasi, terjadi dampak negatif terhadap latihan keseimbangan dan latihan keterampilan gerak. Ketika berdiri di satu kaki, dehidrasi mengakibatkan lebih bergoyangnya pinggul, lutut dan pergelangan kaki sehingga melakukan gerakan-gerakan yang tidak diinginkan. Ketika mendarat dari melompat, para peneliti juga menemukan jenis-jenis teknik pendaratan yang buruk.
Efek yang lebih parah lagi adalah para pemain muda yang sedang berlatih Teknik Sepakbola. Ketika dalam kondisi panas, dimana suhu sekitar meningkat dengan kondisi pemain yang mengalami Dehidrasi, mereka dituntut untuk melakukan gerakan kompleks seperti Feinting. Yang akan terjadi adalah Pelatih melahirkan pemain-pemain sepakbola yang memiliki kualitas teknik yang tidak mumpuni. Mengapa seperti itu? Karena pemain dalam kondisi Dehidrasi dituntut melakukan gerakan kompleks dengan sistem neuromuscular yang tidak stabil sehingga gerakan yang di contohkan Pelatih akan tertangkap oleh otak pemain tidak sempurna dan ketika ada stimulus untuk merespon gerakan itu menjadi tidak benar. Ketika terjadi berulang-ulang, maka akan menjadi kebiasaan dan itu menjadi Skills pemain yang kurang mumpuni di mata Pelatih Senior.
Bagaimana jika tim dalam persiapan kejuaraan yang sebentar lagi akan bertanding? Dehidrasi bisa menyebabkan kekeliruan dalam mengeluarkan teknik Olahraga sehingga yang terjadi ada gerakan yang salah, itu berimbas cedera pada sendi atau otot si Atlet. Kejadian ini akan merugikan pemain itu sendiri dan tentunya tim yang dibelanya pada kejuaraan nanti karena kehilangan pemain.
Sebagai pelatih sepakbola usia muda, pastikan anak didik kita tidak mengalami Dehidrasi ketika melaksanakan program latihan. Anjurkan pemain muda untuk selalu berani mengkonsumsi air putih yang banyak, karena mereka bukan manusia biasa. Dan sebagai pelatih harus mengawasi kondisi Pemain, karena mereka adalah aset tim yang anda latih. Banyak pelatih usia muda yang kurang memberikan pemahaman akan pentingnya air minum, khususnya air mineral. Seyogyanya kita harus selalu memberikan pemahaman-pemahaman pendukung performa pemain, jangan biarkan mereka terbiasa dengan konsumsi air minum yang minim. Karena pemain muda adalah penunjang pemain senior saat ini, mereka akan menjadi penerus pemain sepakbola di masa yang akan datang.
Pelatih bisa membuat studi lapangan, misalnya dengan membuat format berupa laporan konsumsi air minum pemain, lalu dari data itu bisa dianalisa pemain yang kurang konsumtif sehingga kedepannya ada perubahan pada pemain untuk mengikuti anjuran dari pelatih dalam mengkonsumsi air minum yang telah diberikan catatan pada format tersebut. Dengan melakukan hal ini, kita telah membantu pemerintah dalam pembinaan pemain muda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar